Surat Sayang Dari ALLAH SWT

5 02 2008

Saat kau bangun pagi hari, AKU memandangmu dan

berharap engkau akan berbicara kepada KU, walaupun

hanya sepatah kata meminta pendapatKU atau bersyukur

kepada KU atas sesuatu hal yang indah yang terjadi

dalam hidupmu hari ini atau kemarin …….

Tetapi AKU melihat engkau begitu sibuk mempersiapkan

diri untuk pergi bekerja ……..

AKU kembali menanti saat engkau sedang bersiap, AKU

tahu akan ada sedikit waktu bagimu untuk berhenti

dan menyapaKU, tetapi engkau terlalu sibuk ………

Disatu tempat, engkau duduk disebuah kursi selama

lima belas menit tanpa melakukan apapun. Kemudian

AKU

Melihat engkau menggeerakkan kakimu. AKU berfikir

engkau akan berbicara kepadaKU tetapi engkau berlari

ke telephone dan menghubungi seorang teman untuk

mendengarkan kabar terbaru.

AKU melihatmu ketika engkau pergi bekerja dan AKU

menanti dengan sabar sepanjang hari. Dengan semua

kegiatanmu AKU berfikir engkau terlalu sibuk

mengucapkan sesuatu kepadaKU.

Sebelum makan siang AKU melihatmu memandang

sekeliling, mungkin engkau merasa malu untuk

berbicara kepadaKU, itulah sebabnya mengapa engkau

tidak

menundukkan kepalamu.

Engkau memandang tiga atau empat meja sekitarmu dan

melihat beberapa temanmu berbicara dan menyebut

namaKU dengan lembut sebelum menyantap rizki yang

AKU

berikan, tetapi engkau tidak melakukannya ……..

masih ada waktu yang tersisa dan AKU berharap engkau

akan

berbicara kepadaKU, meskipun saat engkau pulang

kerumah kelihatannya seakan-akan banyak hal yang

harus kau kerjakan.

Setelah tugasmu selesai, engkau menyalakan TV,

engkau menghabiskan banyak waktu setiap hari

didepannya,

tanpa memikirkan apapun dan hanya menikmati acara yg

ditampilkan. Kembali AKU menanti dengan sabar saat

engkau menonton TV dan menikmati makananmu tetapi

kembali kau tidak berbicara kepadaKU ……….

Saat tidur, KU pikir kau merasa terlalu lelah.

Setelah mengucapkan selamat malam kepada keluargamu,

kau melompat ketempat tidur dan tertidur tanpa

sepatahpun namaKU, kau sebut. Engkau menyadari bahwa

AKU selalu hadir untukmu.

AKU telah bersabar lebih lama dari yang kau sadari.

AKU bahkan ingin mengajarkan bagaimana bersabar

terhadap orang lain. AKU sangat menyayangimu, setiap

hari AKU menantikan sepatah kata, do’a, pikiran atau

syukur dari hatimu.

Keesokan harinya …… engkau bangun kembali dan

kembali AKU menanti dengan penuh kasih bahwa hari

ini kau akan memberiku sedikit waktu untuk menyapaKU

……..Tapi yang KU tunggu …….. tak kunjung tiba

…… tak juga kau menyapaKU.

Subuh …….. Dzuhur ……. Ashyar ………..

Magrib ……… Isya dan Subuh kembali, kau masih

mengacuhkan AKU …..

tak ada sepatah kata, tak ada seucap do’a, dan tak

ada rasa, tak ada harapan dan keinginan untuk

bersujud kepadaKU ………..

Apa salahKU padamu …… wahai UmmatKU?????

Rizki yang KU limpahkan, kesehatan yang KU berikan,

harta yang KU relakan, makanan yang KU hidangkan,

anak-anak yang

KUrahmatkan, apakah hal itu tidak membuatmu ingat

kepadaKU ………….!!!!!!!

Percayalah AKU selalu mengasihimu, dan AKU tetap

berharap suatu saat engkau akan menyapa KU, memohon

perlindungan KU, bersujud menghadap KU ……. Yang

selalu menyertaimu setiap saat ………


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: